Bek Arsenal Ben White bisa dijual di musim panas karena ia kehilangan posisi bek kanan utamanya.
The Gunners ingin menyelamatkan musim mereka dengan memenangkan gelar Liga Premier atas Manchester City, saat mereka kalah di final Piala Carabao dari City, dan tersingkir dari Piala FA oleh Southampton.
Ben White menjadi starter di final melawan City, dan berjuang untuk membela pemain seperti Rayan Cherki dan Jeremy Doku. Namun, White mendapatkan panggilan Inggris pertamanya dalam beberapa tahun, ketika Thomas Tuchel memilihnya untuk bergabung dengan skuad menjelang dua pertandingan persahabatan internasional.
White telah dikaitkan dengan kepindahan di jendela transfer musim panas, dengan beberapa klub Liga Premier tertarik untuk mengontrak bek tersebut, termasuk Everton.
Arsenal ingin menggantikan White dengan Franca
Dengan adanya laporan yang menyebutkan bahwa White bisa pergi pada musim panas, ada lebih banyak saran bahwa The Gunners bisa menggantikannya dengan bek kanan Roma Wesley Franca, yang tampil mengesankan di Serie A musim ini.
Menurut TeamTalk, Arsenal sedang memantau Franca, dan telah tertarik padanya sejak Piala Dunia Antarklub tahun lalu ketika dia tampil mengesankan untuk klub Brasil Flamengo. Dia bergabung dengan Roma dengan biaya £22 juta, yang sepertinya merupakan uang yang dibelanjakan dengan baik.
Franca telah mencatatkan 35 penampilan sejak bergabung dengan Roma pada musim panas, mencetak empat gol, dan memberikan dua assist. Dapat dipahami bahwa dia sangat diminati menjelang musim panas, dengan Tottenham dan Man City juga tertarik pada pemain berusia 22 tahun itu.
Arsenal juga diketahui tertarik pada bek Newcastle United Tino Livramento untuk menggantikan White, namun mengingat mereka akan mengontraknya dari rival, dapat dipahami bahwa harga dia bisa jauh lebih mahal daripada seseorang seperti Franca, yang kurang terbukti dibandingkan Livramento.
Klik di sini untuk melihat berita transfer terkini Arsenal.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
